JUMAT, 20/3/2009
LIVEPOOL, KOMPAS.com — Pelatih Liverpool Rafael Benitez semakin mendapat kepercayaan besar dari pemilik klub untuk memperkuat tim tersebut di masa depan. Setelah memperpanjang kontrak bagi Benitez, “The Reds” akan menyiapkan dana 30 juta poundsterling atau lebih dari Rp 500 miliar untuk membeli pemain baru musim depan dan mematahkan dominasi Manchester United.
Benitez berhasil meyakinkan pemilik klub, Tom Hicks and George Gillett, bahwa Liverpool kini menjelma menjadi klub kuat di Inggris dan Eropa. Kemenangan beruntun atas dua klub besar pekan lalu membuat Hicks percaya bahwa pelatih asal Spanyol itu akan menaikkan pamor dan penghasilan bagi klub tersebut.
Musim ini Hicks kehilangan banyak uang setelah menjual kembali Robbie Keane kepada Tottenham Hotspur. Namun, musim depan “The Kop” akan membuka keran untuk membeli sejumlah pemain andalan.
Sejumlah nama pemain pun muncul dalam daftar belanja Liverpool musim depan. Gelandang Spurs, Aaron Lennon, serta winger asal Ekuador, Antonio Valencia, bakal meramaikan pasar yang akan dibuka “The Reds” musim panas nanti. Di barisan depan, Benitez diberi kesempatan untuk memilih David Villa atau David Silva asalkan harga keduanya masih dalam ambang kewajaran.
Jika Benitez mendapatkan berita bagus dari klub, hal sebaliknya berlaku bagi bek Andrea Dossena dan Philipp Degen. Keduanya mungkin bakal dilepas oleh klub, demikian pula dengan dua pemain Liverpool yang dipinjamkan ke klub lain, Jermaine Pennant dan Andriy Voronin.
Penjualan pemain-pemain ini akan diiringi dengan memperbarui kontrak sejumlah pemain kunci “The Reds” musim ini, antara lain Daniel Agger, Dirk Kuyt, Alvaro Arbeloa, dan Fabio Aurelio. Striker penuh jasa Fernando Torres kemungkinan juga bakal naik gaji.
Setelah Rick Parry meninggalkan jabatannya sebagi Ketua Eksekutif Liverpool, Hicks menjanjikan kepada Benitez bahwa musim depan pelatih tersebut akan memiliki kewenangan lebih besar dalam transfer pemain. Namun, Hicks menegaskan bahwa kendali itu tidak sepenuhnya ada di tangan Benitez. Benitez memang berhak menentukan pemain mana yang layak ia bawa ke Anfield, tetapi pada akhirnya pemilik klub memiliki wewenang tertinggi untuk membeli pemain baru.
“Saya duduk bersama Rafa dua bulan lalu dan dia sangat paham bahwa seorang manajer tidak memiliki kendali penuh atas dana transfer,” kata Hicks. “Dia menceritakan rasa frustrasinya selama lima tahun tapi dia akan membuat rekomendasi tentang pemain yang perlu kami beli, sementara CEO, pemilik, dan dewan akan membuat keputusan final soal finansial klub.”
Benitez sendiri menanggapi tanggung jawab besar ini dengan menjanjikan kemenangan-kemenangan lebih banyak musim depan. Ia bertekad menghentikan dominasi MU di Liga Inggris.
“Saya ingin menang dan saya kira kami mampu melakukannya,” kata Benitez seusai menandatangani kontrak baru hingga 2014. “Kami harus menggenjot segala hal jika kami ingin menjadi pesaing setiap tahun. Saya kira kini akan lebih mudah memenangkan trofi.”
Di sisa musim ini, Liverpool akan mengejar gelar juara Liga Champions keenamnya sepanjang sejarah. Benitez juga berupaya keras meraih titel Premier League pertama bagi Liverpool. (TIMES, SUN)
sumber:kompas.com